Mengatasi Rasa Bosan Belajar Daring Di Tengah Pandemi !

Namun, adaptif terhadap kemajuan teknologi dan berpikir kritis. Dapatkan e-newsletter Hotcourses berisi informasi universitas dan beasiswa serta tips berguna langsung di inbox kamu. Waktu berkualitas, memuji anak, dan rutinitas yang konsisten bisa membantu mengatasi perilaku kurang baik. Mulailah dari diri sendiri dalam menerapkan jaga jarak dan kebersihan serta memperlakukan orang lain dengan baik—terutama mereka yang sakit atau rentan. Di sisi lain, ditutupnya sekolah merupakan kesempatan untuk mendekatkan hubungan dengan anak-anak kita.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Misalnya siswa tidak bisa konsentrasi belajar karena beban masalah dari keluarga, karena tidak bisa beradaptasi dengan lingkungannya, karena merasa tidak nyaman dengan teman – teman disekitarnya. Sehingga banyak kasus siswa yang membolos saat pelajaran, atau tidak bersemangat dalam mengikuti pelajaran, bahkan ada yang sampai tertidur saat pelajaran berlangsung. Kedua, pemakaian teknologipun juga tidak asal-asalan, ada ilmu khusus agar pemanfaatan teknologi dapat menjadi alat mewujudkan tujuan Pendidikan yakni teknologi Pendidikan .

Kamu juga bisa menggunakan kegiatan sehari-hari sebagai kesempatan belajar untuk anak-anak. Jika memiliki siswa usia SLTP atau SLTA dengan penguasaan teknologi yang baik, maka guru bisa menggunakan teknik pembelajaran menggunakan berbagai aplikasi teknologi yang kreatif dan menarik. “PMI Kota Jakarta Pusat terus membantu pemerintah dan masyarakat, mempercepat vaksinasi agar pandemi covid 19 segera selesai,” ungkap Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Soewardi Sulaiman. Di masa pandemi Covid-19 ini, salah satu masalah yang berkaitan dengan Pembelajaran Jarak Jauh adalah banyaknya tugas yang diberikan oleh guru. Terkadang untuk menyelesaikan tugas tersebut, kamu sampai harus begadang. Untuk mengatasinya, kamu perlu kenali terlebih dahulu seperti apa tipe belajar kamu.

Mereka melampiaskan kejenuhan dengan bermain sport online, media sosial atau mengakses konten-konten yang sangat tidak mendidik dan mencerdaskan. Tentu bukan harapan kita jika kebiasaan-kebiasaan tersebut menjadi bagian dari kebiasaan baru dari kehidupan mereka yang akan bermuara pada persoalan moralitas dan krisis karakter. Di tengah pandemi Covid-19 ini pemerintah menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan dialihkan menjadi kegiatan belajar di rumah. Hal ini merupakan upaya untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang penyebarannya semakin cepat, terutama pada anak-anak yang rentan sekali tertular.

Mereka mungkin akan lebih kesulitan memahami pelajaran jarak jauh dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki gaya belajar audio dan visual. Selain itu, harus diakui tidak semua guru sudah memahami dan menguasai metode yang baik untuk mengajar dengan efektif secara on-line. Ini akan menyebabkan Bola Online sulitnya anak memahami materi yang disampaikan, dan menjadi semakin stress. Pelajaran anak TK bisa disampaikan sambil bermain permainan yang edukatif. Metode ini akan membuat proses belajar jadi lebih seru dan tidak membosankan. Misalnya saja saat memperkenalkan aneka hewan, Ibu bisa bermain tebak suara hewan.

Para siswa harus pandai-pandai mensiasati aktivitas di rumah agar tidak membosankan. Runtutan tugas yang semakin hari semakin banyak, terkadang membuat si anak harus belajar lebih ekstra dengan melebihi waktu atau jadwal yang telah dibuat. Demi mengejar dateline terkadang siswa juga mengabaikan waktu istirahat selama belajar. Untuk itu, siswa diharapkan tidak malu untuk bertanya kepada orang yang dianggapnya mampu memecahkan kesulitan yang dihadapi. Atau siswa juga dapat berinovasi mencari media-media yang dapat digunakan untuknya belajar, misalnya mencari referensi-referensi tugas di internet dan lain sebagainya.

Karena itulah jangan pernah untuk membandingkan anak yang satu dengan yang lain karena tindakan ini justru dapat menjatuhkan mentalnya. Usahakan untuk selalu membimbing mereka dengan cara yang baik dan menyenangkan agar keinginannya untuk belajar tumbuh dengan sendirinya. Agar lebih bervariasi, ajak anak untuk mengulas pelajaran yang diterimanya dari guru kemudian tanggapi secara positif. Atau Anda juga bisa mengajukan pertanyaan sederhana seperti “Sudah belajar atau belum?” dan “Sudah mengerjakan PR atau belum?” guna menggerakkan anak untuk belajar dengan kemauan sendiri. Meski terkesan sederhana, proses ini penting dilakukan agar anak merasa lebih dihargai dan didengar.

Anda dapat membantu anak-anak Anda mengatasi stres dengan menciptakan suasana yang kondusif bagi mereka untuk bermain dan bersantai, jika memungkinkan. Pertahankan rutinitas dan jadwal rutin sebanyak mungkin, terutama sebelum tidur. Tips berikutnya dari Nadiem adalah minta pertolongan guru lain. Menurut Nadiem, sesama guru jangan ragu untuk meminta contoh atau finest apply dari guru lain. Pasalnya, banyak guru yang mampu berinovasi dengan metode belajar online, sehingga hal ini bisa ditiru.

Cara ini biasanya mampu mengerek kembali semangat anak untuk mau belajar lagi. Banyak orang tua yang berpendapat dengan berpartisipasi dalam pembelajaran daring ini dapat mempererat hubungannya dengan anaknya, serta secara langsung mereka berpartisipasi dalam memberikan pendidikan yang terbaik bagi anaknya. Untuk menanggulangi masalah itu, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan orangtua untuk menemani kegiatan belajar anak di rumah. Untuk mengurangi kejenuhan dan kebosanan anak didik di tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar yang belajar menggunakan skema PJJ, menciptakan sebuah game online edukatif yang dapat diunduh di berbagai gadget kekinian.

Setiap anak memiliki reaksi yang berbeda terhadap stres dan rasa bosan saat harus terus melakukan belajar online. Untuk itu Mama diharapkan untuk lebih pengertian terhadap anak. Memang benar bahwa kita tidak bisa bahagia setiap saat, namun kita dapat melakukan banyak hal untuk mencapainya dari diri kita sendiri. Sekalipun dalam waktu-waktu tertentu bahagia belum tercapai, kita tetap kuat dan diri kita tidak down secara berkepanjangan.

Fumi