Catat Sobat! 5 Referensi Belajar Sambil Bermain Di Luar Ruangan Bersama Anak

Mainan ini juga bisa untuk penghibur saat anak nggak bisa main ke luar saat hujan. Permainan dengan stik warna-warni menjadi salah satu kegiatan yang paling disukai anak. “Sebagai orang tua, kami bangga sekali melihat anak-anak bisa menyelesaikan tugas mereka,” tutupnya. Bermain bola, menari, Kong4D berlari, hingga memanjat, semuanya membantu mengembangkan gerakan tubuh, kekuatan, kelenturan, dan keterampilan koordinasi. Bermain dengan tanah liat atau lilin mainan, menggambar, melukis, berdandan, serta bermain dengan boneka, dapat mendorong kreativitas, imajinasi, dan mengekspresikan perasaan.

Hingga biji habis dan setelah itu ambil lagi semua biji dari tempat terakhir biji diletakkan. Begitu seterusnya hingga siapa yang mendapat biji paling banyak maka ia yang menjadi pemenang. Namun, agar hal tersebut menjadi sesuatu yang menyenangkan diperlukan kretivitas guru.

Pasalnya, bergerak merupakan bagian penting dalam pertumbuhannya. Belajar adalah proses yang tidak pernah berhenti dalam hidup seseorang, dan hal tersebut dimulai dari masa kanak-kanak. Masa enam tahun pertama seorang anak adalah masa terpenting bagi perkembangan mereka di masa depan, atau sering disebut juga dengan “golden age” . Masa anak-anak pada usia ini adalah masa di mana anak-anak dapat menyerap pengetahuan dengan sangat baik. Selain menyenangkan, ternyata tempat-tempat tersebut bisa dijadikan fasilitas untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak ya, Bu. Jangan lupa perhatikan kenyamanan si Kecil dengan menyiapkan produk perawatan kulit seperti bedak bayi berkualitas, agar aktivitas berliburnya tidak terganggu.

Menyajikan permainan dalam perspektif first-person shooter, sport ini mencoba gabungkan elemen PvP dan PvE. Dalam sport ini kamu akan mencari petunjuk-petunjuk yang akan membawamu ke monster perburuanmu, namun kamu juga akan beradu dengan pemain lain dalam mencapai target tersebut. Dideskripsikan sebagai Left four Dead yang digodok ulang dalam visible pixel dan mencampurkan ragam formula permainan seperi RTS, Roguelike, Tower Defense dan Management.

Sehingga sebelumnya kamu harus membentuk bidang permainannya terlebih dahulu. Misalnya ada bidang yang berbentuk payung, ada bidang berbentuk huruf T dan banyak jenis bidang lainnya. Untuk bermain engklek, sebelum melompat kamu harus melempar batu atau dalam bahasa Jawanya disebut sebagai gaco. Setelah gaco terlempar ke bidang yang sesuai maka kamu bisa melompat ke bidang tersebut. Lalu, bagaimana cara untuk mengaplikasikan permainan ini menjadi alat pembelajaran?

Menurut artikel yang dimuat oleh Halo Sehat, menggambar bebas di luar ruangan bisa membuat anak lebih ekspresif karena ia belajar menuangkan imajinasinya. Bahkan anak akan belajar konsep bentuk sederhana melalui menggambar bentuk besar dan kecil. Konsep imajinasi mereka juga berpotensi untuk berkembang lebih jauh lagi. Lihat juga respon Si Kecil ketika mengguncang balok mainan untuk melihat manik-manik dengan beragam warna yang bergemeretak di dalamnya! Lewat kegiatan menggenggam dan menumpuk balok, membantu memperkuat ketangkasan dan koordinasi tangan dan matanya. Masing-masing balok juga memiliki warna dan tekstur yang berbeda untuk membangkitkan kemampuan penglihatan dan sensori anak Anda.

Beberapa permainan yang memberikan permainan sambil belajar

Mainan balok memperkuat genggaman jari dan tangan anak, meningkatkan koordinasi mata dan tangan. Mainan balok juga mendidik anak mempelajari perbedaan bentuk geometri. Menurut Slamet Suyanto pertumbuhan dan perkembangan anak telah di mulai sejak prenatal yaitu dalam kandungan. Pembentukan sel syaraf otak, sebagai modal pembentukan kecerdasan, terjadi saat anak dalam masa kandungan. Setelah lahir tidak terjadi lagi pembentukan sel syaraf otak, namun hubungan antara sel syaraf otak terus berkembang.

Bermain memang kegiatan yang sangat menyenangkan bagi Si Kecil, apalagi di usianya yang sedang aktif mencoba dan mengeksplorasi berbagai hal. Bermain gadget misalnya, jika dilakukan terlalu sering dan dalam durasi waktu yang lama, justru membuat perkembangan Si Kecil terganggu. Pandemi COVID-19 membuat aktivitas belajar dan mengajar dilakukan secara virtual. Namun, ada sejumlah game edukasi yang bisa membantu mengurangi rasa bosan anak. Selain menyenangkan, mainan edukasi anak pun mampu membuat anak semakin pintar. Sejak umur 5 tahun, anak-anak sudah mulai bisa mengenali bentuk dan ukuran.

Fumi