Lakukan 5 Hal Ini Saat Anak Bosan Dan Malas Belajar Di Rumah

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, tujuan pembelajaran dan hakikat kemanusiaan. Jika selama ini manusia-manusia dipaksa hidup dalam situasi serba cepat, pekerjaan tanpa henti, dan kejaran goal pertumbuhan ekonomi dalam sistem kompetisi. Namun, persebaran virus Corona (Covid-19) yang menjadi krisis besar manusia trendy, memaksa kita untuk sejenak bernafas, berhenti dari pusaran sistem, serta melihat kembali kehidupan, Slot Gacor keluarga, dan lingkungan sosial dalam arti yang sebenarnya. Manusia dipaksa ‘berhenti’ dari rutinitasnya, untuk memaknai apa yang sebenarnya dicari dari kehidupan. [newline]Selain jalin komunikasi dengan sang anak, Pamela mengatakan bahwa penting juga bagi orang tua untuk menjalin hubungan baik dengan para guru di sekolah. “Saya pikir supaya kemudian situasinya tetep bisa jadi menyenangkan untuk anak-anak,” ujar Pamela. Siapkan segala kebutuhan belajarnya untuk memperlancar proses belajar.

Menerapkan dasar ruang belajar bisa dilakukan dengan menentukan ruangan tersendiri. Hindari meletakkan TV serta suasana bising agar anak bisa fokus belajar online. Selain itu, perlu menciptakan suasana yang menstimulasi sehingga dapat mengoptimalkan proses belajar.

Free Time atau waktu bebas juga sangat penting lho… Hal ini dilakukan agar anak-anak bisa merasa “bebas” dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bereksplorasi secara bebas, dan mencegah ketegangan. Free time bisa dilakukan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan (maen ayuanan, mobil-mobilan, dll). “Lakukan pendekatan-pendekatan yang bisa mengembangkan itu semua. Misal saat belajar matematika juga bisa mengembangkan imajinasi siswa,” kata Frida dalam konferensi video, Kamis, 23 April 2020. “Anak tidak mampu menyerap semua pelajaran dari pagi sampai siang hari. Jadi, seperti di sekolah, harus ada istirahat supaya antusiasme anak-anak untuk belajar lagi itu lebih besar,” jelasnya.

Namun, permasalahannya adalah di era pandemi ini akses pembelajaran dan bermain dibatasi sehingga anak-anak kini terpaksa untuk berinteraksi secara daring. Setiap mahasiswa pasti punya cita-cita dan impian yang berbeda. Maka dari itu, sebagai mahasiswa harus tetap semangat untuk menggapai cita-cita itu, begitu pula dengan pembelajaran daring, kita harus bisa dan terbiasa. Sekolah dari rumah memang melibatkan guru di sekolah, namun pengawasan dan bimbingan dari orang tua juga dibutuhkan.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

Ketiga adalah ‘happy hour’ siswa yaitu memberikan luang waktu untuk siswa seperti ngobrol-ngobrol santai, bermain game, tebak-tebakan dan lain-lain untuk membuat siswa senang menjalankan PJJ,” tutur Stephanie. Menurutnya, ada diskoneksi antara yang dipikirkan guru dengan apa yang diekspektasikan siswa. Sementara itu pembelajaran yang baik tentunya yang menjembatani antara siswa dan guru. Ketika anak-anak telah menyelesaikan tugas atau menyelesaikan kelas, berilah mereka pujian atau semacam penghargaan sehingga dapat membantu mereka mempertahankan motivasinya. Bukan hanya hal itu, biasanya lingkungan sekitar juga bisa menjadi gangguan besar. Seperti mainan favorit di sekitar juga dapat membuat anak lebih sulit fokus.

Fumi